Pohon Pepaya itu…


Pagi hari yang dingin, aku mencoba membuka kantung mataku yang berat, hoahemm.. Sambil mengucek-ngucek mata yang masih terasa berat aku melirik ke arah jam dinding yang tergantung di sebelah barat tempat tidurku. Jam 4.12 pagi, gumamku pelan. Aku menguap lagi. Dengan badan yang masih lemas, aku mulai merapikan tempat tidurku, melipat selimut tidur dan menempatkan bantal diatasnya. Aku mulai berjalan, melangkahkan kaki lalu meraih knop pintu. Kreek… kubuka pintu seketika ku pandangi disekelilingku ada berbagai macam benda berserakan,, Ya ampuun, batinku pelan.”Pasti anak-anak semalaman main sampe-sampe rumah berantakan kayak gini…” Nggak apa-apalah, aku ikhlas karena Allah, nanti aku bersihin setelah sholat Shubuh, gumamku.

Lalu aku beranjak pergi menuju kamar mandi, mengambil wudhu lalu mengerjakan shalat shubuh. Pagi ini terasa dingin sekali, biasalah, di bulan Ramadhan cuacanya ekstrim kayak gini. Jam menunjukkan pukul 04.31 pagi.Diluar masih kelihatan gelap, aku tak mau membuang-buang waktuku dengan percuma. Lantas kuraih Al-Qur’an yang aku taruh diatas lemari. Bissmillah.. Dengan posisi masih duduk diatas sajadah, akau mulai membaca ayat suci Al-Qur’an… Hari terasa semakin indah…

Seusai membaca Al-Qur’an, aku melipat mukenaku dengan rapi lalu menaruhnya didalam almari. Aku menyeruak keluar dari kamar, suara televisi mulai terdengar amat jelas , kutemui dua orang keponakanku sedang duduk diatas kursi makan, mereka sedang asyiknya menonton siaran televisi. Kau tahu apa yang mereka tonton? Siapa lagi kalau bukan Sponge Bob Squarepants… Hahaha… Diam-diam aku juga suka nonton spongebob… hehehe.. Tak ada waktu yg sia-sia. Lalu aku menuju dapur, mengambil benda yang punya sikat dan tongkat. Aku mulai menyapu dari kamar menuju ke ruang keluarga, lalu ruang tamu dan berakhir di teras luar. Ku buka pintu depan lebar-lebar. Kuhirup udara segar. Hhmmm.. segar sekali. Udara pagi memang segar dan menyehatkan.. Setelah selesai menyapu, kupandangi sederet tanaman yang ada di halaman rumah. Masya Allah, tanamannya mulai mengering! teriak batinku. Ada satu tanaman yang membuatku tergelitik untuk tertawa.. Oh Tuhan.. Siapa yang melakukan ini? Tanaman yang kupandangi adalah sebuah pohon pepaya yang kemarin aku ceritakan.. Dia mengalami perubahan… Sebuah kain berwarna merah putih melambai-lambai diatasnya.. Ya Ampun, aku tak bisa menahan gelak tawaku.. Pohon pepaya itu… sekarang dijadikan sebagai tonggak tiang bendera… hahaha.. aku tak kuasa menahan tawaku.. Siapa sih yang tega melakukan hal ini? Terdapat kesalahan moral disini… Ups.. semoga aparat penegak hukum tidak ada yg tahu, bahwa sebenarnya… hummmm….

                   Kakakku memang kreatif, dia melakukan berbagai macam cara untuk menyelesaikan suatu perkara. Tahun dulu hal aneh juga terjadi. Masih berkutat dengan hal tiang bendera. Tahun lalu sesuatu menjadi tonggak tiang bendera, sesuatu benda yang panjang, diujungnya ada sebuah penggenggam bohlam lampu. Ya, kau tahu kan alat untuk memasang lampu di tempat yang tinggi. Kakakku menggunakan benda itu karena kami tidak punya tongkat yang panjang. Ya, begitulah kehidupan kami, selalu diliputi dengan hal yang lucu. ^-^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: